Aksi Mahasiswa UINSA Desak Rektor, Pihak Kemahasiswaan Beri Penjelasan Soal KIP-K

0
Gambar: LPM Qimah

Pihak kemahasiswaan UIN Sunan Ampel Surabaya, Mochamad Farid Syihabuddin, mengatakan bahwa hingga saat ini pihaknya masih berupaya mempertemukan Rektor UINSA, Akh. Muzakki, dengan mahasiswa yang melakukan aksi unjuk rasa untuk melakukan mediasi serta mencari solusi atas permasalahan yang terjadi. Hal tersebut ia sampaikan saat ditemui di depan gerbang Kampus 1 UINSA, Jalan Ahmad Yani No. 117, Jemur Wonosari, Kecamatan Wonocolo, Kota Surabaya, Jawa Timur, Senin (21/9).

Farid selaku perwakilan bagian kemahasiswaan mengungkapkan bahwa saat ini mahasiswa yang sedang menjalani ujian disertasi sempat tidak diperkenankan masuk oleh mahasiswa yang berjaga di lokasi aksi. Ia juga menambahkan bahwa pihaknya terus berusaha mempertemukan mahasiswa dengan Akh. Muzakki.

Farid berpendapat bahwa posisinya saat ini hanya sebagai bawahan yang bertugas mengawal rekan-rekan mahasiswa dan memfasilitasi mereka yang ingin menyampaikan aspirasi lewat aksi. Ia menegaskan kembali bahwa pihak kampus terus berupaya mempertemukan Akh. Muzakki dengan mahasiswa bersangkutan agar masalah dapat segera diselesaikan.

Terkait video unggahan yang memperlihatkan Rektor Muzakki datang ke kampus pada hari Jumat, ia menjelaskan bahwa yang bersangkutan baru saja dilantik pada hari Selasa. Seharusnya rektor sudah mulai masuk pada hari Rabu, namun berhubung ada tugas dinas pada hari Rabu dan Kamis, beliau baru kembali ke kampus pada hari Jumat. "Hari ini juga ada tugas sepertinya, namun saya belum tahu beliau berangkat bertugas ke mana," ujarnya.

Di sisi lain, persoalan beasiswa KIP-Kuliah yang tak kunjung cair juga banyak dikeluhkan oleh para mahasiswa. Hal tersebut terjadi karena kebijakan pencairan baru dimulai sejak awal tahun 2026, sehingga pihak kampus sudah tidak memegang dananya lagi. "Kami hanya bertugas melaporkan saja ke pusat, kemudian mereka yang memproses untuk dicairkan," ucapnya.

Ia memastikan bahwa saat ini proses pencairan sedang berlangsung. Kendala sebelumnya sempat terjadi karena masalah rekening, penggantian data, dan lain sebagainya, sedangkan sisanya sudah clear.

Hingga saat ini, pihak kampus masih menunggu kabar terbaru terkait pencairan dana dari pusat di Jakarta, tepatnya melalui Puspenma. 

Reporter: Shidqi, Pinky, Chazoe, Felis

Penulis: Cikka Esa Karunia

Penyuntng: Zidan As'ad




Tags

Posting Komentar

0Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.
Posting Komentar (0)

#buttons=(Accept !) #days=(20)

Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman anda! Learn More
Accept !