Sumber Gambar : Balebengong.id
D. Zawawi Imron adalah seorang
penyair yang lahir di Sumenep, Madura. Ia tumbuh di lingkungan yang sederhana
dan dekat dengan nilai agama. Sejak kecil, ia sudah terbiasa mendengar bacaan
Al-Qur’an dan cerita-cerita tradisi yang kemudian memengaruhi cara pandangnya
terhadap kehidupan. Dari situlah kecintaannya pada kata-kata mulai tumbuh.
Dalam dunia sastra, D. Zawawi Imron
dikenal lewat puisi-puisinya yang lembut dan menyentuh hati. Ia sering menulis puisi
bertema cinta, kehidupan, dan hubungan manusia dengan Tuhan. Puisinya mudah
dipahami namun tetap sarat akan makna. Banyak orang merasa tersentuh ketika
membaca atau mendengar puisinya.
Nama D. Zawawi Imron sudah tidak
asing lagi dalam jagat sastrawi di Indonesia, kendati demikian ia tetap hidup
dengan prinsip kesederhanaan. Ia tidak pernah melupakan asal-usulnya sebagai
orang Madura dan justru dengan bangganya ia membawa budaya dan nilai-nilai dari
daerahnya ke dalam karya-karyanya. Sikap rendah hati inilah yang membuatnya
semakin dihormati dan disegani.
Perjalanan hidupnya juga mengajarkan
bahwa siapa pun bisa berhasil jika mau berusaha. Berasal dari daerah yang jauh
dari pusat kota tidak menghalanginya untuk berkarya dan dikenal hingga ke luar
negeri. Dengan ketekunan dan semangat belajar, ia membuktikan bahwa
keterbatasan bukan alasan untuk berhenti meraih mimpi.
Selain sebagai penyair, ia juga
dikenal sebagai pribadi yang religius dan bijak. Nilai-nilai agama tidak hanya
ia tulis dalam puisi, tetapi juga ia terapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Baginya, puisi bukan hanya soal keindahan bahasa, melainkan cara untuk
menyampaikan kebaikan dan pesan kehidupan.
Menurut saya, D. Zawawi Imron adalah
sosok yang patut dijadikan teladan. Ia menunjukkan bahwa kelembutan bukanlah
kelemahan, dan kesederhanaan bukan berarti tidak mampu. Lewat karya-karyanya,
ia mengajarkan bagaimana cinta, ketulusan, dan rasa syukur sangat berdampak
positif dalam menjalani kehidupan.
Penulis: Silfia Pratama Khoiriyah
Penyunting: Zidan As’ad