Oleh: Khusnul Khotimah
Aku belajar
dari lelah,
bahwa istirahat butuh keberanian.
bukan hanya
tentang diam
Untuk berhenti sejenak,
dan mengakui bahwa aku manusia biasa.
Aku belajar
dari rindu
bahwa mencintai bisa tanpa dekat,
sebab hati, meski jauh,
masih tahu ke mana rumahnya berpulang.
Aku belajar
dari hari-hari yang berat,
dari mata yang bengkak oleh waktu,
Dari pikiran
yang disibukkan dengan berbagai hal
bahwa setiap langkah kecil pun
adalah bentuk lain dari keberanian.
Kadang aku
jatuh di tengah jalan,
kadang aku ingin menyerah tanpa alasan,
namun setiap kali teringat doa yang dikirim dari jauh,
aku berdiri lagi, walau dengan tubuh yang gemetar.
Aku tahu, tidak semua perjuangan harus gemilang,
tidak semua luka perlu disembuhkan segera.
Ada makna yang lahir dari kesunyian,
ada kekuatan yang tumbuh dari kelemahan.
Dan malam ini, di bawah cahaya redup,
aku belajar untuk memeluk diriku sendiri
Belajar
memahami semua yang terjadi
Untuk memaafkan rasa letih yang kupendam,
dan memberi ruang bagi diriku untuk bernapas.
Sebab dari lelah, aku menemukan makna,
bahwa cinta orang tua, doa, dan waktu
tak pernah benar-benar hilang
mereka hanya berubah bentuk,
menjadi cahaya lembut yang menuntunku pulang.
Pulang pada
pelukan orang tua
Atau bahakan
pulang untuk menjadi
pribadi yang lebih kuat lagi