Oleh: Ahmad Azril Zikrullah
| Sumber Gambar: Pinterest.com |
Ikatan
erat menyemai bayang pada jiwa,
Rasa
hanyalah sebuah ilusi semata,
Bersua
muka obat penenang atma,
Kerap
temu semakin candu,
Canda
tawa pelipur sendu,
Bertukar
kisah penghilang lesu,
Berulang
kali bertemu,
Lambat
laun terasa jemu,
Berbeda
suara menari dalam bisu,
Tak
ada kabar menusuk qalbu,
Harapan
lenyap jadi debu,
Janji
janji hanyalah halu,
Tatkala
jauh dari muka
Terbayang-bayang
lentik matanya,
Tercium
erat harum badannya,
Tak
bisa lepas melamun wajahnya,
Rindu
membara di dalam diri,
Semakin
sepi hati ini,
Tak
tahu bagaimana nanti,
Hidup rasanya setengah mati.