Rabu
(8/3), UKM Sabda Theatre mengadakan kegiatan pentas seni dalam rangka
memperingati Hari Teatre Dunia (Hatedu). Mengusung tema “Seni dalam Cermin
Realita”, acara ini dihadiri oleh sebagian mahasiswa kampus 2 UIN Sunan Ampel
Surabaya di halaman depan Lobby Fakultas Adab dan Humaniora dengan puisi
pembuka sebagai pembuka acara. Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan pembacaan puisi gabungan, lalu pembacaan naskah theatre, dan ditutup dengan
penampilan tari oleh dua tim yang berbeda.
Acara
ini berlangsung sekitar 45 menit. Dengan durasi yang bisa dibilang tidak
terlalu lama, acara tersebut tetap berjalan meriah dan membekaskan banyak kenangan terutama bagi para anggota UKM Sabda Theatre sebagai panitia.
Serangkaian
kegiatan yang penuh antusiasme tersebut, tidak lepas dari persiapan yang rutin.
Lila Oktavia selaku sutradara mengatakan adanya beberapa kesulitan sampai
akhirnya berhasil dilalui.
“Kalau
dari teman-teman Sabda sendiri cukup antusias, bahkan saat latihan pun mereka
benar-benar semangat. Biasanya ngajak lembur,” ungkapnya.
Selain latihan dan berbagai persiapan lain, salah satu hambatan terbesar dalam acara ini
adalah proses pembuatan surat izin. Lila mengungkapkan bahwa acara tersebut
sebenarnya direncanakan hari Senin, akan tetapi karena suatu kesalahpahaman kegiatan
tersebut dibatalkan. Meskipun demikian, adanya dukungan UKM Moesad dalam bentuk kolaborasi,
distribusi surat kembali diterima sehingga acara tersebut dapat berjalan dengan
lancar.
Hatedu
kali ini dinilai lebih ramai dari ekspektasi penyelenggara acara. Antusiasme dari
kedua belah pihak, baik itu dari panitia penyelenggara maupun penonton acara
patut untuk diapresiasi. Bahkan acara tersebut juga mampu menarik perhatian
beberapa dosen untuk turut hadir menonton.
Sebagai
bentuk tanggung jawab, segenap panitia mengadakan evaluasi selepas berakhirnya
acara untuk mengantisipasi terulangnya kesalahan yang sama.
“Ada beberapa persiapan yang harus dimatangkan lagi. Dan, bagi teman-teman di luar kepanitiaan yang ingin belajar theater boleh banget untuk ikut nimbrung dalam kegiatan persiapan supaya dapat saling berbagi ilmu dan wawasan,” pungkas Lila.
Pewawancara: Usi
Al Falach
Penulis:
Rayhan Faza
Penyunting:
Zidan As’ad